Jasa bank adalah kegiatan usaha bank guna mendukung lancarnya kegiatan bank yang utama (penghimpunan dana dan penyaluran dana). Semakin lengkap jasa yang di buat oleh suatu perbankan dan sesuai kebutuhan masyarakat maka semakin baik, karena dapat menarik nasabah dan menjawab kebutuhan masyarakat akan perbankan. Dalam menjalankan kegiatan jasa, bank mendapatkan keuntungan berupa fee-based income).

Berikut ini adalah ketentuan mengenai Jasa-jasa pada bank syariah:

  1. Pertama, pendapatan jasa-jasa bank (fee-based income) bukan merupakan pendapatan bunga, yang dilarang oleh Syariah.
  2. Pendapatan fee based merupakan upah atau ujrahatas jasa yang diberikan oleh bank syariah kepada nasabah untuk transaksi yang diperbolehkan secara Syariah.
  3. Pendapatan fee based merupakan pendapatan halal.

Manajemen Produk Jasa Bank Syariah terdiri atas:

Untuk membuat produk jasa pada bank syariah ada beberapa tahap yang harus dilakukan dan diperhatikan yakni:

Perencanaan jasa-jasa bank meliputi:

1. Penetapan target jasa-jasa bank, yang terdiri atas

Dalam hal ini Bank Syariah Menetapkan jasa apa yang akan di jalankan. Yang pasti jasa yang dijalankan harus sesuai dengan sistem syariah dimana perjanjian ataupun skema transaksi harus sesuai dengan prinsip syariah.

Prinsip syariah apa yang harus di pegang oleh bank syariah? Yaitu terhindar dari MAGHRIB (Maisir, Gharar, Riba).

Apa saja produk-produk jasa dalam bank syariah yang sudah sering dijalankan? Ini diantaranya;

  1. Pertama, transaksi Payment Point; Transaksi pembayaran seperti pembayaran listrik, PDAM, pulsa dan lain sebagainya.
  2. Transaksi Jaringan ATM Bersama; Transaksi ATM menggunakan mesin ATM yang berlainan bank, seperti ATM bank BRI di gunakan transaksi pada mesin ATM bank mandiri.
  3. Ketiga, transaksi Gadai Emas; Produk pembiayaan dengan jaminan berupa emas.
  4. Keempat, transaksi Save Deposit Box; Tempat penitipan barang berharga.
  5. Transaksi Bancassurance; Kerjasama perusahaan bank dengan perusahaan asuransi, dimana bank ikut menjualkan produk asuransinya.
  6. Keenam, transaksi Bank Garansi; Jasa penjaminan pembayaran yang di berikan oleh bank kepada pihak penerima jaminan
  7. Terakhir, transaksi Product Services; Pelayanan atas produk yang sudah ada.

2. Segmen pasar jasa-jasa bank; Segmen pasar jasa-jasa bank terdiri atas:

Tahap kedua dalam merencanakan produk jasa bank, setelah menetapkan produk apa yang hendak di gunakan maka harus menentukan segmen pasar nya. Yakni:

  1. Individu; produk jasa hendak disasarkan atau diperuntukkan kepada perseorangan dan atau,
  2. Corporate; yaitu produk di peruntukan perusahaan, atau kelompok atau organisasi?

3. Strategi jasa-jasa bank meliputi proses:

Selanjutnya setelah produk jadi segmen pasar sudah ditentukan maka langkah berikutnya dengan cara bagaimana untuk memasarkannya?

  1. Mitra kerja sama (aliansi); perusahaan bank melalui aliasnsi-aliansi, organisasi dengan melakukan kerjasama.
  2. cross selling; strategi dengan menawarkan produk yang berbeda dengan yang telah digunakan konsumen, sehingga konsumen menambah produk yang di gunakan.
  3. Promosi; melakukan sosialisasi terkait produk kepada masyarakat
  4. product development; proses pengembangan atau perubahan suatu produk

Organisasi jasa-jasa bank yang meliputi:

Pada tahap perencanaan sudah selesai maka harus menentukan pihak-pihak yang berkaitan dengan hal tersebut yakni di antaranya;

  1. Business development;
  2. Sistem teknologi;
  3. Operasional;
  4. Pengawasan;

Proses jasa-jasa bank;

Setelah menetapkan siapa saja yang akan berperan dalam produk tersebut maka harus menjelaskan juga tupoksi dari masing-masing divisi yakni;

  1. Business Development
  2. Membuat analisis Break Event Point (BEP) jasa-jasa bank;
  3. Menjalin kerja sama dengan mitra;
  4. Membuat sistem dan prosedur;
  5. Mensosialisasikan jasa-jasa bank.
  6. Sistem Teknologi mempersiapkan teknologi terkait dengan jasa-jasa bank.
  7. Operasional meliputi Kesiapan SDI yang andal dan Mengutamakan service.
  8. Dan harus dipantau oleh pengawas dengan cara monitoring.

Monitoring jasa-jasa bank, meliputi 

Tak luput dari itu semua proses monitoring tidak boleh ketinggalan sebagai bentuk pengawasan nya, diantara poin pengawasan nya adalah:

  1. Monitoring pencapaian target jasa-jasa bank;
  2. Selanjutnya, Monitoring proses jasa-jasa bank:
  3. Akad-akad (wakalah, kafalah, rahn, dan lain-lain);
  4. Prosedur/ketentuan proses jasa-jasa bank;
  5. Mengevaluasi produk dan strategi jasa-jasa bank.

Demikianlah jenis jasa bank, penjelasan rinci silahkan dengarkan audio yang di upload di atas. Sekian terimakasih. Simak juga artikel lainnya terkait Mengenal Bank Syariah dan Manajemen Bank Syariah